Jumat, 23 Mei 2025

Sepatutnya tidak mempercayai siapapun

 Perjalanan hidup ini sungguh variatif, kita bertemu dengan macam" bentuk manusia, ada yg menggunakan topeng kebaikan juga ada yg menggunakan topeng kejahatan sehingga membuat kita keliru untuk menilai seseorang.

Yaa awalnya terlihat baik" saja, tdk pernah terfikir orang ini akan menyakiti kita dengan hebat, sepatutnya dr awal aku sudah tidak mempercai dia. Banyak aku mengabaikan pandangan orang" terhadapnya, sampai mereka bilang ketika kamu di khianati olehnya kamu baru sadar tidak sepatutnya kamu mempercayai dia. Dan akhirnya semua kebenaran terungkap, ini bukan ujian dr sebuah hubungan tpi ini petunjuk dr tuhan betapa tidak baiknya dia sebagai seorang laki".

Perselingkuhan itu adalah tabiat yg tdk bisa hilang, di terlalu pintar memutar fakta, sangat manipulatif. Dia yg merusak hubungan ini tp dy yang menuntut org untk memperbaikinya, tnpa dy mau berbenah diri, dia yg berselingkuh dy yg menyalahkan org lain, dy yg menyakiti dy yg merasa tersakiti, dy yg berkhianat tp dy yg merasa di khianati. Aneh memang org seperti ini tp nyata adanya.

Terimakasih tuhan ini sudah cukup jauh untk aku bisa menyadarinya, dan sebelum smua semakin jauh engkau telah tunjukan semuanya betapa tidak berartinya dia untuk ku pertahankan. Aku akan menjalani takdirku yang sekarang, keluar dr tempat yg penuh dengan sesak, mengembangkan diri, mengenali kadar diri, dan menjadi lebih kuat lagi dr sebelumnya.

Aku bisa berdiri di atas kakiku sendiri, tanpa seorang laki" aku tidak akan mati, aku punya jiwa yg harus aku rawat, terima kasih tuhan engkau telah memberikan aku kesempatan untuk melihat dunia yg luas ini, terima kasih atas pelajaran" yg engkau berikan di tempat ini. Memang sepatutnya aku hanya percaya pada takdirmu, memang sepatutnya aku tidak mempercayai siapapun.

Sabtu, 24 Juni 2023

TAK SEPENUHNYA SALAH ANAK

 Dalam kehidupan nyata ada beberapa anak yang kurang beruntung, seperti hubungan orang tua dan keluarga. Tak sedikit banyak anak yang mengalami luka batin atas perpisahan kedua orang tuanya, disini perlu di ingat sebagai orang tua kita memliki salah terhadap anak, dan hal terbaik untuk menyembuhkan luka batin serta trauma anak, orang tua harus berbesar hati meminta maaf pada anak atas keputusan yg kita ambil.

Dampak buruk bagi anak atas perceraian yg terjadi pada kedua orang tuanya adalah tidak percaya diri, merasa tidak dihargai, merasa kesepian tidak ada yg peduli, menjadi pribadi yg penakut juga tidak menemukan jati dirinya dan banyak hal lain yg dialaminya. Anak jadi tidak percaya pada siapapun, anak akan selalu mencari tempat yg membuatnya merasa nyaman, hal yg lebih parahnya lagi anak tidak peduli pd orang tuanya.


Selasa, 25 Desember 2012

welcome to problem

Ketenangan hati itu perlu.
apa lagi dgn masalah yang kita punya,pada dasarnya emang masalah thu cobaan dalam hidup. tapi banyak juga manusia yg salah menafsirkan hal itu,mereka menganggap masalah adalah kekacauan dalam hidup.
padahal enggak, sebenernya masalah ngajak kita untuk menjadi orang yang lebih dewasa dan bisa ngambil keputusan dengan cara berfikir panjang bukan dengan keputusan yang langsung keucap oleh bibir aja.
            dan masalah akan terasa lebih mudah jika kita mengerti pasti ada jalan keluar akan masalah ini. banyak orang yang prustasi karna masalah yang dia hadapi, seorang itu berfikir "bahwa gak ada jalan keluar yang bisa nyelesain masalah ini.", itu fikiran yang amat salah,karna pada dasarnya setiap masalah itu pasti ada jalan keluar sesulit dan seberat apapun itu. dan di balik hikmah dari masalah itu ada sebuah kebahagiaan yang kita gak tau seberapa berharganya nilai kebahagiaan itu.









       
posted in: http://edukasi.kompasiana.com/2012/07/12/aku-punya-allah-yang-maha-segalanya-476494.html
          

Kamis, 20 Desember 2012

mana yang baik?? jujur atau bohong ??

Mana yang lebih baik, Jujur atau tidak jujur (bohong)..?

Ketika dihadapkan pada situasi sulit, yang menyuruh seseorang memilih dari salah satu dari 2 pilihan berikut....

1. Jujur
Jika jujur, seseorang justru bisa depresi, takut akan resiko akibat kejujurannya, bisa shock, gemetar kala berkata jujur, tak siap mental apa yang bakal terjadi selanjutnya jika dia nanti jujur, ..bahkan bisa jantungan dan mati mendadak.

atau

2. Tidak jujur (bohong)
Jika berbohong, orang bisa tertekan,merasa bersalah, perasaan dosa...membayangi pikiran hingga stress, bahkan menyebabkan keterbelakangan mental (gila)


http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20090418020716AABeoFi

Rabu, 19 Desember 2012

perjuangan seorang ibu

Ketulusan Perjuangan Seorang Ibu

Bunda, ibu, mama, mami, umi, emak, dan berbagai panggilan lain yang tujukan kepada orang yang melahirkan kita, membahagiakan kita, memberi kasih dan sayangnya kepada kita, yang menjaga kita dengan ketulusan hatinya, merawat kita dengan kerendahan hati yang dimilikinya, melindungi kita dengan kebahagiaan yang dipancarkannya. Dia mendidik kita dengan cara terbaik yang dia miliki agar kita menjadi insan manusia berbudi pekerti dan berbahagia. ketika kita bayi kita menangis, namun dia menenangkan kita dalam pangkuan hangatnya yang kita rindukan. 

Dia membersihkan kotoran kita tanpa rasa jijik sekalipun, menyusui kita dengan kerelaan hatinya. Semua hal itu dilakukan agar kita menjadi orang yang berharga nantinya. Tak ada di benaknya untuk tidak mengasihi kita. Berbagai luka yang kita berikan kepadanya, namun dia tetap ikhlas menjaga kita dengan ketulusan hati.

Sebagai seorang anak sepatutnyalah kita membahagiakannya, mendoakannya, melindunginya dari rapuh tubuhnya yang sudah mulai menua. Bahagiakanlah dia dengan akhlak yang kita miliki. Kita menjadi insan yang madani, anak yang berbakti, merawatnya dengan kebaikan pribadi kita yang diajarkannya. Jika ada perkatan seorang anak yang berbakti kepada ibunya, maka perkataan itu akan menyejukan hatinya dari kekeringan dahaga kesejukan hati.
 
Kelak kita akan menjadi orang tua bagi anak kita dan akan menjadi orang tua yang rapuh tubuhnya, hal inilah yang mengingatkan kita bahwa kita perlu menjaganya..
 

negara yabg haus akan kekerasan

Negara yang Haus akan Kekerasan
By: Yoga P.Tarigan
Arti Demokrasi yang di elu-elukan oleh negara yang menganut sistem pemerintahan terbuka dan yang memberikan kedaulatan kepada rakyatnya ikhwalnya adalah sebuah tujuan dan sebuah rancangan yang sangat bagus untuk menghindari yang namanya diktator dan komunis. Tak jauh berkaca saja dengan negara ini. Negara yang menganut demokrasi sejak orde baru lenggser, yang bertujuan agar menganut vox vovoli vox day dimana yang berarti “suara rakyat adalah suara tuhan”.
            Tetapi dengan hal itu terdapat hal negatifnya, yakni jika rakyat berpikir suara kami adalah jalan untuk ke surgakah negara ini atau ke nerakakah negara ini maka rakyat bertingkah sesukanya tanpa memikirkan mereka juga tetap di atur dalam sebuah negara yang  berbasis hukum.
            Hal itu sering kita lihat dengan maraknya kekerasan dan tindak anarki dimana-mana. Musyawarah,toleransi,tenggang rasa dan mementingkan kepentingan umum tak terlihat lagi semuanya adu  otot secara tidak langsung berpikir ini hukum kami,ini negara kami, jadi kami lah yang mengatur semuannya bukan pemerintah dan keroco-keroconya yang hanya menggerogoti. Layaknya manusia sosial yang tak pernah terlepas dari sosialisasi dan bakalan timbul masalah maka manusia akan terus mendapat masalah itu tetapi manusia Indonesia yang terkenal dengan basis damai dan mufakat serta asas gotong royong yang di beberkan Soekarno tak terlihat lagi. Yang terlihat hanya gotong royong dengan otot untuk menghancuran sesuatu yang tak diinginkan oleh rakyat. Mungkin rakyat yang berpikir dan bertindak seperti masih kurang mengetahui akibat yang bisa mereka terima dan mungkin mereka kurang mengetahui secara jelas tindakan yang bagaimana yang harus dilakukan karena moral dan pancasila tidak lagi melekat di hati mereka.
            Tak bisa kita salahkan rakyat yang terus dan terus bertindak sendiri, menghakimi sendiri mungkin rakyat itu frustasi dan tidak percaya akan pemerintahan dan para penegak hukum sehingga mereka menegakkan hukum mereka sendiri dengan jalan yag mereka rasa baik dan mereka rasa inilah cara kami. Tragis memank jika negara ini terus menerus seperti ini. Terus menerus tidak terjalin kerja sama dan kepercayaan kepada pemerintah dan para penegak hukum yang mempertahankan asas tajam ke bawah tumpul ke atas.
            Kekerasan sudah mengakar baik itu anak muda maupun orang tua karena dari segala aspek sedikit sekali yang menggambarkan keharmonisan dalam suatu sistematika kehidupan atau rakyat sulit merasa aman dan mencari perlindungan mereka berkumpul dalam suatu organisasi dengan perjanjian kita akan bersatu dan  menenggelamkan apapun jika ada diantara kita yang terganggu secara tak langsung mirip seperti militer. Ironi sekali negara ini negara yang haus akan kekerasan. Multitafsir di atas segelintir hal yang menjadi sebab dan sebab negara ini berdemokrasi kekerasan. Jika terjadi berdemokrasi seperti itu maka akan hancurlah negara yang katanya tanahnya tanah surga atau negara yang bertanah kekerasan.

generasi muda indonesia yang haus akan pendidikan !

Generasi muda Indonesia di era pendidikan zaman sekarang

Pendidikan. Pendidikan adalah hal yang sangat penting untuk para masyarakat, belajar, belajar, dan belajar. Tak hanya anak muda, bahkan orang dewasa pun terus belajar walau umurnya makin bertambah. Pada era zaman sekarang, pendidikan adalah hal yang sangat penting, contohnya saja; saat melamar pekerjaan, dibutuhkan ijazah pendidikan yang minimal SMA sederajat. Itu menunjukkan bahwa, sekolah dengan jenjang yang lebih tinggi, menentukan kualitas orang tersebut.  Pendidikan mungkin bukan hal yang tabuh bagi masyarakat di perkotaan, tetapi berbanding terbalik dengan masyarakat di pedalaman. Sangat disayangkan, banyak wilayah pedalaman di Indonesia seperti di daerah pedalaman Jambi, Kalimantan, dan Papua. Masih banyak anak-anak yang seharusnya memiliki hak yang sama, yaitu, mengenyam pendidikan yang layak.

Tapi pada faktanya, masih banyak, generasi muda yang tidak mencicipi rasanya bersekolah dan mendapatkan pelajaran dengan layak. Ini sangat merugikan bagi kualitas negara kita, padahal Indonesia memiliki sumber daya manusia yang banyak, tetapi karena tidak mendapat kualitas pembelajaran yang baik, tentu sangat merugikan. Semua yakin, bahwa, jika ada niat, pasti sesuatu itu dapat terwujud. Sama seperti anak-anak pedalaman di beberapa daerah di Indonesia, pasti ada niat untuk belajar, walau di daerah yang sangat terbatas, tidak terjangkau, jauh dari lembaga pendidikan. Seharusnya pemerintah lebih memperhatikan persoalan ini, kita punya banyak calon penerus bangsa, tetapi tidak dibekali dengan pendidikan, sungguh sangat disayangkan. Tak perlu dengan sekolah yang megah, dan mewah. Hanya dengan pendidikan dan pengajaran merupakan bekal utama untuk generasi muda kita.

Lihat saja di beberapa negara maju, sebut saja Amerika Serikat, Cina, Inggris, mereka selalu berusaha untuk menciptakan karya-karya inovasi baru, dan kebanyakkan para ilmuan berasal dari negara tersebut. Mengapa demikian? karena masyarakat di negara-negara tersebut mempunyai keinginan untuk maju, dan dibekali oleh pendidikan yang terus berkembang. Mereka punya semangat, dan niat untuk selalu belajar, belajar, dan belajar. Dan pertanyaan yang muncul adalah, " Mengapa Indonesia tidak bisa seperti itu? " Jawabannya sangat sederhana, Indonesia sangat berpotensi untuk setara dengan negara-negara maju tersebut, khususnya pada bidang pendidikan. Tetapi, kurangnya semangat, pelatihan, dan infrastruktur untuk mendukung majunya pendidikan kita yang membuat kita jauh tertinggal dari negara-negara maju tersebut.

Tetapi, seiring berjalannya waktu, lahir lah pencipta-pencipta jenuis dari Indonesia, baik dalam bidang teknologi, musik, pendidikan, dan olahraga. Tetapi itu tidak terlalu banyak jika dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya. Pemerintah harus serius memberikan solusi terhadap persoalan ini, karena jika tidak, sangatlah merugikan untuk negara kita di masa mendatang.Pemerintah terlalu fokus terhadap masalah yang dialami sekarang, tidak memperhatikan dan membuat rencana untuk masa depan negara kita. Pada faktanya, Indonesia butuh revolusi besar yang bertujuan untuk membuat indonesia sangat maju dalam dunia pendidikan, tentunya ini memang tak dapat dilakukan dalam periode yang sebentar. Butuh waktu yang cukup lama untuk merubah segalanya menjadi lebih baik.Persoalan ini juga tak luput dari peranan semua masyarakat Indonesia. Karena percuma, jika pemerintah sudah memberikan solusi, tetapi tidak didukung oleh seluruh masyarakat indonesia tanpa terkecuali.

Tapi saya yakin, nanti, akan ada perubahan besar pada negeri kita yang tercinta ini. Asalkan semua masyarakat mendukung, dan bekerja sama antar satu sama lain. Bahwa sesungguhnya, keunggulan, dan kesejahteraan bagi semua adalah impian seluruh masyarakat.
sumber:http://syaidinalimuhammadakbar.blogspot.com/2012/10/generasi-muda-indonesia-di-era.html